Selasa, 04 Desember 2012

American National Cookie Day


Di Amerika Serikat terdapat banyak hari makanan nasional, diantaranya National Ice Cream Day, National Lollipop Day, National Cookie Day, National Cream Puff Day dan sebagainya. Karena kebetulan hari ini bertepatan dengan peringatannnya  jadi saya akan membahas mengenai National Cookie Day.

                National Cookie Day diperingati sehari sebelum peringatan hari lahirnya Walter Elias Disney yaitu tanggal 4 Desember oleh penduduk negeri paman Sam. Pada hari ini biasanya para ibu – ibu memperingatinya dengan memanggang berbagai jenis kue seperti oatmeal cookie dan gingersnap cookie, namun yang paling banyak adalah choco chip cookie walaupun juga terdapat National Chocolate Chip Cookie pada minggu kedua di bulan Maret.

 choco chip cookies

                Cookie sendiri pada awalnya ditemukan oleh seorang tukang roti asal Belanda yang menggunakan sejumlah kecil adonan roti untuk menguji suhu oven, tak lama kemudian ditemukanlah kue kecil yang renyah dengan citarasa yang tidak buruk. Selain gingersnap, oatmeal cookie, dan chocochip cookie, masih ada banyak varian rasa cookie lainnya, diantaranya yaitu double chocolate chip, macadamia ginger, peanut butter ,oatmeal raisin dan banana chocolate chip.

gingersnap

oatmeal cookie
chocochip cookie

                Selain rasanya yang enak, cookie juga telah mendatangkan keuntungan bagi beberapa pengusaha Amerika diantaranya Girl Scout dan Animal Cracker yang dikenalkan pada tahun 1902, dan memiliki cookie berbentuk berbagai macam hewan yang lucu. Dan sekarang negara Amerika adalah negara Amerika Serikat memimpin dunia dalam baking kue dan kue makan, dengan menghabiskan lebih dari $ 550 juta per tahun pada Oreo saja.

animal cracker

Sekian info tentang cookie-nya, thanks for reading and don’t forget to leave comment :)

Minggu, 11 November 2012

BUKITTINGGI



Bukittinggi adalah nama sebuah kota yang terletak di bagian utara Provinsi Sumatera pada rangkaian Bukit Barisan yang membujur sepanjang pulau Sumatera, dan dikelilingi oleh dua gunung berapi yaitu Gunung Singgalang dan Gunung Marapi. Kota ini memiliki topografi berbukit-bukit dan berlembah, beberapa bukit tersebut tersebar dalam wilayah perkotaan, di antaranya Bukit Ambacang, Bukit Tambun Tulang, Bukit Mandiangin, Bukit Campago, Bukit Kubangankabau, Bukit Pinang Nan Sabatang, Bukit Canggang, Bukit Paninjauan dan sebagainya. Sementara terdapat lembah yang dikenal juga dengan Ngarai Sianok yang didasarnya mengalir sebuah sungai yang disebut dengan Batang Masang.
Bukittinggi sebelumnya disebut dengan Fort de Kock dan dahulunya pernah dijuluki sebagai Parijs van Sumatra selain kota Medan. Kota ini merupakan tempat kelahiran beberapa tokoh pendiri Republik Indonesia, di antaranya adalah Mohammad Hatta dan Assaat yang masing-masing merupakan proklamator dan pejabat presiden Republik Indonesia.
Komoditi unggulan Kota Bukittinggi yaitu sektor pertanian, Perkebunan dan jasa. Sektor pertanian komoditi unggulannya adalah Jagung, dan Ubi kayu,  sementara dari sektor perkebunan komoditi yang diunggulkan berupa Kopi, Kelapa dan kakao.
Pariwisata yang ditawarkan di Buittinggi yaitu wisata alam, wisata adat dan budaya. Beberapa tempat yang sering dikunjungi wisatawan di Bukittinggi yaitu Jam Gadang yang merupakan  sebuah menara jam mirip Big Ben yang terletak di jantung kota,
 Jembatan Limpapeh
 Benteng Fort de Kock
Ngarai Sianok

               




Selasa, 06 November 2012

SMAN 1 BUKITTINGGI



SMA Negeri 1 Bukittinggi lahir dari pecahan SMA Negeri ABC Bukittinggi yang berlokasi di Birugo (SMA Negeri 2 Bukittinggi sekarang) pada tahun 1957. Pada awalnya SMA ini dikenal dengan SMA Negeri 1B dan pada tahun 1959 lokasinya dipindahkan ke lokasi yang ada sekarang yaitu jalan Syekh M Jamil Jambek No. 36 (Landbouw) Bukittinggi. Gedung induk SMA Negeri 1 Bukittinggi yang mulai dibangun tahun 1957 dan selesai tahun 1959 merupakan bantuan Pemerintah, mengingat Bukittinggi adalah pusat atau ibukota propinsi Sumatera Tengah
            Sejarah SMUN I Kota Bukittinggi, seperti tertuang dalam sejarah perkembangan SMAN I Bukittinggi, yang sebelumnya bernama SMA Negeri I Bukittinggi, yang ditulis pada masa kepemimpinan Kepala sekolah SMAN I Bukittinggi Azwar, diuraikan, bahwa pada awalnya, SMUN I Bukittinggi pada mulanya berasal dari SMA Negeri ABC, yang berpusat di Birugo, ( ketika itu masih bergabung dengan SMAN 2 dan SMAN 3 Bukittinggi) . SMA negeri ABC itu sendiri, sebetulnya telah berdiri sejak permulaan zaman kemerdekaan yang dirintis oleh Dr A Rusma.

Letak SMA Negeri ABC Bukittinggi, pada mulanya seluruhnya dipusatkan di Birugo, yaitu bekas gedung sekolah raja serta sekolah prifaat yang ketika itu masih ditempati oleh SMA II dan SMA III Bukittinggi. Selanjutnya, pada tahun 1957, oleh pemerintah pusat Bukittinggi, didirikan sebuah bangunan baru, yang berlokasi di Lambau Bukittinggi. Dan, sekitar tahun 1959, seiring telah rampungnya bangunan baru tersebut, akhirnya SMA Negeri IB Bukittinggi berpindah lokasi ke Lambau, sedangkan SMA Negeri II
AC, tetap menempati gedung lama di Kelurahan Birugo.

SMAN 1 Bukittinggi memiliki gedung utama yang terdiri dari 3 lantai yang dibuat pada masa penjajahan Belanda. Sekarang, sekolah ini memiliki 32 ruang kelas yang diantaranya 8 ruang untuk kelas X, 9 ruang untuk kelas XI, 11 ruang untuk kelas XII, dan 2 ruang untuk kelas X dan XI akselerasi. Sekolah ini juga memiliki wilayah lingkungan sekolah yang cukup luas, disertai adanya laboratorium komputer berjumlah, 2 buah lapangan basket, lapangan volley ball, ruang perpustakaan. Ditambah laboratorium IPA, (Fisika. Kimia, Biologi), laboratorium bahasa, ruang serbaguna, serta mushala.

SMA Negeri 1 Bukittinggi memiliki beberapa bidang ekstrakurikuler antara lain :
  • FSI ( Forum Study Islam )
  • SISPALA ( Siswa Pecinta Alam )
  • PASKI PRAMUKA
  • PMR ( Palang Merah Remaja )
  • SKETSA 
  • LCC UUD 1945
  • TAP MPR
  • Karya Tulis Ilmiah 
  • dll